Aceh Jaya (AJP) – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah mengusulkan penambahan ambulans untuk layanan pasien rujukan bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar, Aceh Jaya.
Pasalnya, rumah sakit tersebut masih kekurangan ambulans. Hanya ada enam unit ambulans yang dimiliki, itu pun hanya dua unit yang dapat beroperasi untuk perjalanan jarak jauh.
“Seluruhnya ada enam unit, hanya dua yang bisa jarak jauh untuk pasien rujukan, sementara dua lagi untuk jarak dekat dan dua sisanya rusak,” ujar Kabag TU RSUD Teuku Umar, Yeni Sulasmi, Selasa (6/10/2026).
Yeni menjelaskan, jumlah tersebut sangat sedikit jika melihat kebutuhan pelayanan pasien rujukan yang setiap harinya mencapai dua hingga tiga pasien.
“Per harinya pasien yang dirujuk ada dua atau tiga orang, kondisi ini juga bisa berubah-rubah. Ini jadi salah satu kendala kita, terutama jika pasien butuh dirujuk segera ke rumah sakit dengan fasilitas lengkap, termasuk ke Banda Aceh,” kata dia.
Terkadang, ungkap Yeni, dalam kondisi darurat saat seluruh ambulans sedang digunakan, pihaknya terpaksa meminjam ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) demi membawa pasien rujukan ke Banda Aceh.
“Selama ini jika mendesak kita pinjam ambulans Dinkes untuk rujuk pasien. Harapan kami ke depan ada penambahan ambulans hingga pelayanan RSUD Teuku Umar bisa lebih maksimal,” harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Jaya, Ferdian juga membenarkan hal ini. Dia bilang, beberapa ambulans rumah sakit itu rusak, sehingga tak dapat beroperasi secara optimal.
“Selama ini kita support dari ambulans puskesmas kalau memang ada kebutuhan RSUD Teuku Umar untuk rujuk pasien, mengingat keterbatasan ambulans,” ungkapnya.
Untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya pun telah mengusulkan penambahan unit ambulans melalui pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
“Sudah kita usulkan (penambahan ambulans), bahkan ke pusat juga. Semoga ke depan ada penambahan anggaran, sehingga ambulans ini dapat terwujudkan,” pungkasnya.



















































