Calang (AJP) – Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ) Darur Abrar Aceh Jaya melaksanakan ujian seleksi tahap I penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025-2026 yang berlangsung di komplek kampus tersebut, Gampong Baro Sayeung, Kecamatan Setia Bakti, Sabtu (20/9/2025)
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Abrar Aceh Jaya dibawah naungan Yayasan Darul Abrar Al-Musthafa resmi di lauching dan diresmikan pada tanggal 26 Agustus 2025 dan ditetapkan melalui surat keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 702 tentang izin pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Abrar Aceh Jaya.
Saat peresmia dihadiri Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P; Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z; Sekda Aceh Jaya, Juanda; dan mantan Pj Bupati Aceh Jaya yang kini menjabat Sekda Aceh Utara, A. Murtala, serta juga hadir Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Dr. Ismail Ansari, M.A;
Ketua Yayasan Darul Abrar Al-Musthafa, Tgk H. Mustafa Sarong akrab disapa dengan sebutan walidi mengungkapkan, ujian penerimaan mahasiswa baru tersebut meliputi, ujian tulis, ujian baca Al-quran dan ujian wawancara diikuti calon mahasiswa dari berbagai kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya dan lintas profesi.
“Kampus ini hadir dengan misi utama untuk mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Kehadiran STAI Darul Abrar diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah” lanjutnya.
Pada tahap awal, terangnya, STAI Darul Abrar menawarkan dua program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, yaitu studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).
“Meskipun saat ini masih dalam status akreditasi percobaan, manajemen kampus berkomitmen untuk mencapai akreditasi minimum B dalam dua tahun mendatang. Hal ini penting untuk menjamin keberlanjutan proses akademik dan validitas ijazah lulusan” tambahnya.
Walidi menjelaskan, aktifitas proses aktif kuliah diwacanakan akan dimulai pada akhir September 2025, dimana untuk ini sedang dilakukan mempersiapkan Masa Ta’aruf Budaya Kampus (MABDA) dan aktifitas akademik lainnya.
“Saya mengharapkan dukungan semua pihak agar kehadiran STAI Darul Abrar menjadi pendukung untuk kemajuan Aceh Jaya” pungkasnya (*)
Penulis: Putri
Editor: Redaksi






















































