Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Inforial Pemkab Aceh Jaya · 23 Sep 2026 14:38 WIB ·

Diduga Tercemar Olahan Emas, DLH Aceh Jaya Uji Kualitas Air Krueng Sabee


 DAS Krueng Sabee, Aceh Jaya. Perbesar

DAS Krueng Sabee, Aceh Jaya.

Aceh Jaya (AJP) – Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Aceh Jaya menguji kualitas air Krueng Sabee yang diduga tercemar dengan aktivitas pengolahan emas di wilayah itu.

Pengujian dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel air di dua lokasi kecamatan itu tepatnya di Gampong Datar Luas dan Gampong Rantau, seperti air sungai, sumur, tanah sedimentasi hingga ke tanah warga.

“Hari ini kita sudah ambil sampel pada beberapa lokasi di Kecamatan Krueng Sabee, baik air sungai, sumur warga, tanah sedimentasi maupun tanah warga,” ujar Kepala DLH Aceh Jaya, Rimbawan, Rabu (23/9/2026).

“Secara fisik mungkin semua kita sudah melihat, masyarakat sudah bisa melihat kondisi air sungai. Tetapi kalau secara kimia kita belum bisa menentukan dan harus melalui cek laboratorium,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengambilan sampel uji laboratorium ini guna menjawab keresahan warga yang khawatir kalau air telah tercemar, mengingat sungai tersebut menjadi salah satu sumber air bersih masyarakat di sana.

“Pengambilan sampel ini juga untuk menjawab pertanyaan dari warga yang mengonsumsi air di sepanjang DAS Krueng Sabee, kemudian yang tinggal seputaran aktivitas pengolahan emas tidak merasa was-was apabila hasil nanti sudah kita dapatkan,” katanya.

Dengan adanya uji laboratorium ini, ditemukan unsur-unsur kimia yang bisa membahayakan masyarakat atau, maka bisa disampaikan kepada masyarakat, sehingga mereka tahu kondisinya.

Hasil sendiri pengujian ini bakal diketahui sekitar sebulan ke depan dan paling cepat 14 hari, tergantung antrian di laboratorium Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Banda Aceh (BSPJI).

“Harapan kita kan nanti seandainya hasilnya sudah keluar, kemudian kita sampaikan,” kata dia.

“Kita berharap agar masyarakat dalam beraktivitas bisa juga memperhatikan hal-hal yang membahayakan lingkungan, bisa menjaga lingkungan karena ini demi anak cucu kita ke depannya nanti,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dekya Pimpin IPSI Aceh Jaya Masa Bakti 2026-2030

17 October 2026 - 11:40 WIB

YARA Sayangkan Sikap Satlantas Aceh Jaya yang Dikeluhkan Wartawan, Minta Kapolres Bertindak

16 October 2026 - 15:53 WIB

PWI Aceh Jaya Sayangkan Sikap Kasatlantas, Minta Kapolres Evaluasi dan Bersikap

16 October 2026 - 12:53 WIB

Safwandi Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Aplikasi SAJAN Jadi Andalan

15 October 2026 - 02:11 WIB

Pertamina Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Tamiang

15 October 2026 - 01:56 WIB

Pemkab Aceh Jaya Siapkan 57 Ton Beras untuk Cadangan Pangan

14 October 2026 - 09:22 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya