Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 24 Apr 2026 15:05 WIB ·

Ngaku KDRT ke Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar


 Ngaku KDRT ke Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Sebuah kejadian unik sekaligus menyentuh hati terjadi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, tepatnya di kawasan Lamtemen Barat, Kecamatan Jaya Baru.

Seorang wanita bernama Wardiah mendadak menjadi sorotan setelah melakukan panggilan darurat ke layanan Call Centre 110 Polresta Banda Aceh.

Laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang mengejutkan tersebut diterima petugas Call Centre 110 sekitar jam 15.15 WIB, petugas berbaju preman pun dengan segera menindaklanjutinya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih menjelaskan, merespons laporan serius tersebut, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memberikan pertolongan.

” Namun, setibanya di lokasi, petugas menemukan fakta yang di luar dugaan. Bukan sedang dalam ancaman kekerasan, Wardiah ternyata sedang dalam kondisi sangat lapar,” ujar Kapolsek.

Saat dikonfirmasi oleh personel, beliau mengaku bahwa kejadian KDRT yang dimaksud sebenarnya sudah terjadi satu tahun yang lalu.

Iptu Tea mengatakan, alasan beliau menelepon polisi hari ini adalah karena ia merasa sangat membutuhkan bantuan makanan namun tidak tahu harus mengadu ke mana.

Aksi Humanis: Polisi Langsung Belikan Nasi

Bukannya marah karena laporan yang tidak sesuai waktu kejadian, personel Polresta Banda Aceh justru menunjukkan sisi humanisnya.

Melihat kondisi Wardiah yang memprihatinkan di rumah kayunya, petugas langsung bergegas membelikan Nasi Bungkus (makanan siap saji), Air Mineral untuk kebutuhan mendesak sang ibu, sebut Iptu Tea.

Petugas dengan sabar mendengarkan keluh kesah sang ibu sambil menyerahkan bantuan makanan tersebut secara langsung.

Selain memberikan bantuan pribadi secara instan, petugas juga memberikan edukasi dan menyarankan agar sang Ibu menghubungi Keuchik (Kepala Desa) setempat agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut terkait bantuan sosial atau pangan secara rutin, tutur Kapolsek Jaya Baru.

“Tugas polisi bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga mengayomi dan hadir di saat masyarakat merasa kesulitan. Semoga bantuan kecil ini menjadi amal ibadah dan meringankan beban Ibu Wardiah,” pungkas Iptu Tea.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bea Cukai Meulaboh Edukasi Pelajar Abdya Lewat Program Customs Goes To School

24 April 2026 - 15:01 WIB

Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur untuk Dukung Penerbangan Haji 2026

23 April 2026 - 15:34 WIB

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

23 April 2026 - 05:33 WIB

Komut Pertamina Patra Niaga Tinjau AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban, Perkuat Keandalan Distribusi Energi Wilayah Barat Indonesia

23 April 2026 - 05:11 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Komisaris Utama Tinjau FT Sei Siak

22 April 2026 - 05:00 WIB

Pertamina Regional Sumbagut Hadirkan Nuansa Hari Kartini di SPBU, Apresiasi Peran Perempuan dalam Pelayanan Energi

21 April 2026 - 14:00 WIB

Trending di News