Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Inforial Pemkab Aceh Jaya · 28 Aug 2025 09:57 WIB ·

Pemkab Aceh Jaya Pastikan Harga Gabah Stabil


 (Foto/Ist) Perbesar

(Foto/Ist)

Calang (AJP) – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memastikan harga gabah di wilayahnya kembali stabil usai sempat melonjak hingga Rp8.000 per kilogram. Saat ini, harga di tingkat petani menyesuaikan dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., mengatakan pemerintah daerah akan terus mengawal mekanisme pasar agar harga gabah tidak jatuh di bawah HPP. Hal itu menjadi perhatian serius agar panen raya benar-benar memberi keuntungan bagi petani.

“Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tetapi juga wujud sinergi kita dalam memperkuat ketahanan pangan. Pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen memastikan harga gabah tetap sesuai standar dan menguntungkan petani,” ujar Safwandi saat panen raya padi di Desa Meudhang Ghon, Kecamatan Indra Jaya, Rabu (27/8/2025).

Panen raya tahun ini berlangsung di lahan seluas 120 hektar dengan melibatkan ratusan petani. Kehadiran unsur Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama bahwa sektor pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan di Aceh Jaya.

Safwandi menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya hadir saat panen, tetapi juga memastikan ketersediaan pangan terjaga. Upaya ini termasuk menjaga keseimbangan harga gabah kering panen (GKP) dan beras agar tetap stabil.

Dalam dialog dengan petani, persoalan irigasi muncul sebagai keluhan utama yang kerap menghambat pengairan sawah. Menanggapi hal itu, Safwandi menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis untuk mencari solusi cepat.

“Hasil panen rata-rata masih 5,2 ton per hektar. Dengan perbaikan irigasi, kita optimis produksi bisa meningkat. Apalagi Indra Jaya merupakan salah satu sentral padi di Aceh Jaya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menekankan bahwa dukungan terhadap petani tidak berhenti pada panen raya, tetapi juga menyangkut kebijakan jangka panjang agar kesejahteraan mereka semakin meningkat. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Aceh Jaya Raih Opini WTP ke- 13

8 July 2026 - 04:41 WIB

Pemkab Aceh Jaya Ajak Masyarakat Semarakkan Peringatan 1 Muharam 1448 H

10 June 2026 - 10:25 WIB

Pemkab Aceh Jaya Wakili Aceh pada Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional

6 June 2026 - 12:19 WIB

DPMPKB Aceh Jaya Jalani Penilaian Aset Daerah untuk Dukung Proses Lelang

5 June 2026 - 10:28 WIB

Bupati Aceh Jaya Terima Kunjungan Komisi Informasi Aceh, Bahas Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

2 June 2026 - 10:32 WIB

Wakil Bupati Aceh Jaya Buka Muswil ke-V RAPI, Juanda Terpilih sebagai Ketua

10 May 2026 - 12:23 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya