Aceh Jaya (AJP) – Dinsostransnaker Kabupaten Aceh Jaya menyerahkan bantuan kursi roda dan alat bantu kepada Rahmat Khaidir (23), warga disabilitas di Gampong Sayah Baro, Kecamatan Krueng Sabee, Senin (31/8/2026).
Diketahui, pemuda kelahiran Panggong tersebut harus hidup lumpuh usai cedera saraf tulang belakang akibat terjatuh dari pohon saat berada di Simeulue tiga tahun lalu.
Ia sempat menjalani pengobatan tradisional tujuh bulan. Namun, kondisinya tak kunjung membaik hingga akhirnya dirujuk ke Banda Aceh untuk menjalani operasi.
Meski telah mendapat penanganan lanjut medis, cedera yang dialami Rahmat membuat kedua kakinya tak lagi berfungsi. Rahmat kini tinggal bersama bibinya, Ermayani yang merawatnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Dinsostransnaker setempat menyerahkan bantuan satu unit kursi roda, kasur, selimut, sarung, serta satu family kits untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Kepala Dinsostransnaker Aceh Jaya, T Ridwan didampingi tim yang lainnya.
Ridwan, mengatakan bahwa bantuan ini wujud kehadiran pemerintah daerah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
“Bantuan ini bentuk kepedulian Pemkab Aceh Jaya. Kami berharap kursi roda dan yang lainnya dapat membantu meringankan beban Rahmat Khaidir serta keluarga,” katanya, Selasa (1/9/2026).
Ermayani, bibi Rahmat, yang ikut mendampingi mengaku sangat bersyukur atas perhatian dari pemerintah terhadap keponakannya tersebut.
“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Jaya dan seluruh tim yang telah datang memberikan bantuan,” kata dia.
“Kursi roda dan perlengkapan lainnya ini sangat berarti dan sangat membantu aktivitas Khaidir sehari-hari,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau aparatur gampong agar lebih aktif mendata dan melaporkan warga yang membutuhkan bantuan sosial, terutama penyandang disabilitas, lansia, maupun masyarakat rentan yang belum tersentuh program pemerintah.
Peran aktif aparatur desa, sambung Ridwan, menjadi kunci agar pemerintah dapat bergerak cepat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
“Dengan sinergi antara pemerintah gampong dan pemerintah kabupaten, kami berharap tidak ada lagi warga Aceh Jaya yang menghadapi keterbatasan tanpa mendapat perhatian dan pendampingan dari pemerintah,” pungkasnya.



















































