Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Ekonomi · 13 Aug 2026 07:43 WIB ·

Bea Cukai Aceh Bekali UMKM Kemampuan Negosiasi dan Storytelling untuk Perluas Pasar


 Bea Cukai Aceh Bekali UMKM Kemampuan Negosiasi dan Storytelling untuk Perluas Pasar Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan kemampuan komunikasi, negosiasi, dan storytelling produk sebagai bekal untuk mengembangkan usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pemberdayaan UMKM “UMKM Aceh: Makin Berdaya, Siap Mendunia”, yang diselenggarakan Kanwil DJBC Aceh berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat melalui manajemen project Perintis Berdaya Connect (PBC), Rabu, 12 Agustus 2026, di Kantor Wilayah DJBC Aceh.

Kegiatan yang diikuti pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Aceh secara luring dan daring tersebut menghadirkan dua narasumber dengan materi yang diarahkan pada peningkatan keterampilan praktis pelaku usaha.

Suhil Al Fata, Digitalpreneur dan Founder Luna Studio, melalui materi “Powerful Digital Marketing and The Art of Negotiation”, membekali peserta dengan teknik komunikasi dan negosiasi dalam menghadapi calon buyer maupun mitra bisnis.

Negosiasi diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Sementara itu, Zulpata, Direktur Utama Sekolah Kita Menulis, melalui materi “Penulisan Storytelling Produk UMKM”, mengajak peserta membangun narasi promosi yang tidak hanya menjelaskan produk, tetapi juga mengangkat cerita dan nilai di baliknya.

Cerita mengenai proses produksi, nilai budaya dan kearifan lokal, perjalanan pelaku usaha, maupun orang-orang di balik sebuah produk dapat menjadi kekuatan untuk membangun kedekatan emosional dengan konsumen sekaligus memberikan nilai pembeda bagi produk UMKM.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Leni Rahmasari, mengatakan peningkatan kapasitas menjadi salah satu aspek penting agar UMKM mampu tumbuh dan semakin berdaya saing.

“Kami berharap workshop ini dapat meningkatkan tidak hanya pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Produk yang berkualitas perlu didukung kemampuan mengomunikasikan nilainya, membangun jejaring, serta meyakinkan calon mitra maupun buyer. Kami ingin UMKM Aceh semakin berdaya, naik kelas, dan memiliki kesiapan untuk membawa produknya ke pasar global,” ujar Leni.

Workshop berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan praktik yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengaplikasikan materi serta memperoleh masukan langsung dari narasumber.

Selain workshop, kegiatan dilengkapi dengan showcase berbagai produk UMKM serta pengenalan Klinik Konsultasi Ekspor Kanwil DJBC Aceh sebagai ruang bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi dan konsultasi terkait ekspor.

Aceh memiliki berbagai produk unggulan yang berpotensi untuk bersaing di pasar internasional, antara lain kopi Gayo, nilam, pala, hasil perikanan, kerajinan tangan, serta produk olahan pangan.

Melalui peningkatan kapasitas dan kolaborasi lintas pihak secara berkelanjutan, Kanwil DJBC Aceh berharap semakin banyak UMKM Aceh yang memiliki daya saing dan kesiapan untuk menjangkau pasar global.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KNPI Aceh Tegaskan Dukungan untuk Program Presiden

7 October 2026 - 14:45 WIB

Jemput Suara dari Daerah, KNPI Aceh Himpun Aspirasi Pemuda Pidie Jaya

7 October 2026 - 14:12 WIB

Polisi yang Bangun Empat Rumah Fakir Miskin Telah Berpulang

7 October 2026 - 07:24 WIB

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dijual di Indonesia Mulai 16 Oktober

7 October 2026 - 03:21 WIB

Ditjen Pajak Terbitkan Aturan Penyedia Printer Meterai Teraan Digital

7 October 2026 - 03:16 WIB

Tim Jibom Evakuasi Benda Diduga Mortir di Krueng Aceh

2 October 2026 - 07:04 WIB

Trending di News