Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Inforial Pemkab Aceh Jaya · 5 Mar 2025 10:29 WIB ·

Bupati Aceh Jaya Tekankan Sinergi dalam Peningkatan IPKD MCP 2025


 Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos, menghadiri peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Rabu (5/3/2025) (Foto/Ist) Perbesar

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos, menghadiri peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Rabu (5/3/2025) (Foto/Ist)

Calang (AJP) – Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos, menghadiri peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Rabu (5/3/2025)

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Aceh Jaya, Inspektur Inspektorat Kabupaten Aceh Jaya, para Asisten Setdakab Aceh Jaya, Kepala SKPK terkait, Sekretaris Dewan (Sekwan), Direktur RSUD Teuku Umar, serta unsur terkait lainnya.

IPKD MCP merupakan instrumen yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau dan mengevaluasi upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Indikator dalam IPKD MCP mencakup aspek perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, hingga pengawasan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam sambutannya menekankan bahwa pencegahan korupsi yang paling efektif dimulai dari integritas individu. “MCP ini bukan hanya berbicara soal skor, tetapi juga bagaimana dari tahap perencanaan hingga penyelesaian ada kontrol, pengamatan, pengendalian, dan pencegahan korupsi pada 8 fokus area dalam tata kelola pemerintahan. MCP juga mendorong efisiensi anggaran,” ujarnya.

Setyo Budiyanto juga mengapresiasi komitmen para kepala daerah dan DPRD dalam meningkatkan capaian MCP setiap tahunnya. Pada tahun 2024, rata-rata MCP nasional mencapai angka 76, naik dari tahun sebelumnya sebesar 75. Ia menambahkan bahwa peningkatan MCP berpengaruh besar terhadap investasi, pembangunan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Safwandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pemerintah daerah dalam menerapkan indikator IPKD MCP Tahun 2025.

Dengan adanya IPKD MCP Tahun 2025, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih fokus dalam melakukan upaya pencegahan korupsi dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,(Adv)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Aceh Jaya Raih Opini WTP ke- 13

8 July 2026 - 04:41 WIB

Pemkab Aceh Jaya Ajak Masyarakat Semarakkan Peringatan 1 Muharam 1448 H

10 June 2026 - 10:25 WIB

Pemkab Aceh Jaya Wakili Aceh pada Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional

6 June 2026 - 12:19 WIB

DPMPKB Aceh Jaya Jalani Penilaian Aset Daerah untuk Dukung Proses Lelang

5 June 2026 - 10:28 WIB

Bupati Aceh Jaya Terima Kunjungan Komisi Informasi Aceh, Bahas Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

2 June 2026 - 10:32 WIB

Wakil Bupati Aceh Jaya Buka Muswil ke-V RAPI, Juanda Terpilih sebagai Ketua

10 May 2026 - 12:23 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya