Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 26 Aug 2026 12:23 WIB ·

Krisis Air Landa Jantho, Aparat Diminta Usut Dugaan Aktivitas Tambang Emas Ilegal


 Krisis Air Landa Jantho, Aparat Diminta Usut Dugaan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Perbesar

Aceh Besar (AJP) – Krisis air bersih kini mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Rabu 26 Agustus 2026.

Sumur-sumur warga perlahan mengering. Kondisi itu diduga berkaitan dengan maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di sekitar wilayah tersebut, khususnya kawasan Krueng Inong.

Salah satu gampong yang terdampak adalah Gampong Jantho. Warga mengeluhkan sumber air yang selama ini menjadi andalan memenuhi kebutuhan sehari-hari kini menyusut drastis.

Bahkan tak hanya itu, sejumlah sumur dilaporkan sudah benar-benar mengering saat ini. Kondisi ini tentu sangat memprihatikan dan darurat.

Tokoh masyarakat Gampong Jantho, Tengku Ismail, mengatakan, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini tergolong tidak biasa. Menurutnya, masyarakat belum pernah mengalami kekeringan separah seperti yang terjadi sekarang.

“Selama ini masyarakat belum pernah mengalami kekeringan sampai seperti ini. Apakah mungkin kondisi ini akibat aktivitas tambang emas ilegal yang semakin merajalela di sekitar kita? Kita berharap aparat penegak hukum turun tangan langsung,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Keuchik Gampong Jantho, Ansari. Ia berharap Pemkab Aceh Besar segera mengambil langkah untuk mengatasi krisis air bersih yang semakin dirasakan masyarakat.

Selain itu, Ansari juga ikut menyoroti aktivitas penambangan emas ilegal yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan apabila terus dibiarkan.

“Aktivitas tambang ilegal ini semakin menjadi-jadi. Selain merusak lingkungan, merusak sungai dan hutan, kini kita merasakan dampak nyatanya: air bersih semakin sulit didapat,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut ketersediaan air bersih, tetapi juga menyangkut kelestarian lingkungan dan sumber daya alam yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera melakukan langkah tegas terhadap aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Krueng Inong dan sekitarnya.

Masyarakat juga meminta dilakukan kajian atau pemeriksaan terhadap kondisi sumber air untuk mengetahui secara pasti penyebab berkurangnya debit air serta kemungkinan dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan.

Warga khawatir apabila persoalan tersebut tidak segera ditangani, krisis air bersih akan semakin parah dan berdampak lebih luas terhadap kehidupan masyarakat di Kecamatan Kota Jantho.

Mereka berharap penanganan dilakukan secara serius dan menyeluruh agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terjamin serta kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal dapat dicegah.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dekya Pimpin IPSI Aceh Jaya Masa Bakti 2026-2030

17 October 2026 - 11:40 WIB

YARA Sayangkan Sikap Satlantas Aceh Jaya yang Dikeluhkan Wartawan, Minta Kapolres Bertindak

16 October 2026 - 15:53 WIB

PWI Aceh Jaya Sayangkan Sikap Kasatlantas, Minta Kapolres Evaluasi dan Bersikap

16 October 2026 - 12:53 WIB

Safwandi Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Aplikasi SAJAN Jadi Andalan

15 October 2026 - 02:11 WIB

Pertamina Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Tamiang

15 October 2026 - 01:56 WIB

Pemkab Aceh Jaya Siapkan 57 Ton Beras untuk Cadangan Pangan

14 October 2026 - 09:22 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya