Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Artikel · 7 Oct 2026 07:24 WIB ·

Polisi yang Bangun Empat Rumah Fakir Miskin Telah Berpulang


 Polisi yang Bangun Empat Rumah Fakir Miskin Telah Berpulang Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari keluarga besar Polri. Personel Polres Pidie Jaya, Aipda Jonni Rahmad, telah berpulang.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 01.30 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Aipda Jonni meninggal dunia usai perawatan dengan diagnosis tumor mediastinum. Kepergian Jonni meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat yang pernah merasakan langsung kepeduliannya.

Ia sosok polisi yang dikenal luas karena aksi sosial dan kepeduliannya kepada masyarakat. Jonni meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, terdiri atas tiga putra dan satu putri.

Di tengah keluarga yang ditinggalkan, ia bukan hanya seorang suami dan ayah, tetapi juga sosok yang selama ini dikenal memiliki kepedulian besar terhadap sesama.

Semasa hidupnya, Aipda Jonni Rahmad menunjukkan bahwa pengabdian seorang polisi tidak selalu hadir dalam bentuk tugas-tugas kedinasan.

Ia memilih memperluas makna pengabdian itu melalui tindakan sederhana: membantu mereka yang membutuhkan, menyisihkan sebagian rezeki, dan hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

Agustus 2026 lalu, kisah pengabdiannya sempat diberitakan setelah diketahui bahwa Jonni telah membangun empat rumah untuk keluarga fakir miskin dan merehabilitasi tiga rumah lainnya.

Sebagian biaya pembangunan dan perbaikan rumah tersebut ia sisihkan dari penghasilannya sebagai anggota Polri.

Rumah-rumah itu mungkin tidak berdiri megah. Namun, bagi keluarga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan, bangunan sederhana tersebut menjadi tempat berlindung sekaligus menghadirkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak.

Kepedulian Jonni juga terlihat dalam berbagai aksi sosial lainnya. Ketika banjir melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025, ia mendatangi anak-anak terdampak dengan membawa Iqra dan Alquran.

Ia ingin memastikan bencana tidak membuat anak-anak kehilangan kesempatan untuk tetap belajar dan mengaji.

Menjelang Idulfitri, Jonni juga menyisihkan sebagian rezeki untuk membelikan pakaian bagi anak-anak yatim piatu.

Ia pernah membantu anak yang menderita kebocoran jantung agar dapat menjalani pengobatan hingga ke Jakarta.

Bagi Jonni, membantu sesama bukan perkara seberapa besar yang dimiliki. Yang terpenting adalah kemauan untuk berbagi dan hadir bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Kini, suara dan langkah Aipda Jonni terhenti. Namun, rumah-rumah yang ia bangun, keluarga yang pernah ia bantu, anak-anak yang pernah ia bahagiakan, serta orang-orang yang pernah merasakan kepeduliannya menjadi bagian dari jejak pengabdian yang ditinggalkannya.

Selamat jalan, Aipda Jonni Rahmad. Pengabdianmu selesai, tetapi kebaikan yang telah engkau tanam akan terus dikenang.

Semoga segala kebaikan itu menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah engkau tiada.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KNPI Aceh Tegaskan Dukungan untuk Program Presiden

7 October 2026 - 14:45 WIB

Jemput Suara dari Daerah, KNPI Aceh Himpun Aspirasi Pemuda Pidie Jaya

7 October 2026 - 14:12 WIB

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dijual di Indonesia Mulai 16 Oktober

7 October 2026 - 03:21 WIB

Ditjen Pajak Terbitkan Aturan Penyedia Printer Meterai Teraan Digital

7 October 2026 - 03:16 WIB

Tim Jibom Evakuasi Benda Diduga Mortir di Krueng Aceh

2 October 2026 - 07:04 WIB

Ditunjuk Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit, Ini Profil Komjen Suyudi Ario Seto

1 October 2026 - 04:58 WIB

Trending di Nasional