Aceh Besar (AJP) – Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo membagikan 500 paket sembako ke masyarakat dalam kegiatan bakti sosial dan kesehatan Hari Bhayangkara ke-79 di Kompleks Buddha Tzu Chi Gampong Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, Jumat, 20 Juni 2025.
Baksos dan bakkes tersebut juga dilakukan oleh Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Nur Ari Wahyu, beserta para pengurus. Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Bhayangkari dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79.
Ari menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum strategi Polri untuk memulai serta memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.

Tema tersebut menegaskan bahwa pengabdian Polri harus lebih menyentuh aspek kemanusiaan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat, di samping fungsi penegakan hukum.
“Baksos dan bakkes ini menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan tindakan nyata,” ujarnya.
“Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang selama ini dikenal luas atas dedikasinya dalam misi-misi kemanusiaan,” sambung Wakapolda.
Dikatakannya, bakti sosial yang dilaksanakan oleh Polda Aceh dan Polres/ta jajaran mulai 13 hingga 30 Juni 2025, dengan target penyaluran 13.982 paket sembako, yang terdiri dari 1.082 paket oleh Polda Aceh dan 12.900 paket oleh Polres/ta jajaran.
Bakti sosial ini juga memiliki makna lebih dari sekedar memberikan bantuan. Ini adalah sarana untuk menumbuhkan semangat empati, memperkuat ikatan sosial dan membangun kepercayaan antara polri dan masyarakat. Kami ingin menegaskan bahwa polri adalah bagian dari masyarakat, dan masyarakat adalah bagian yang tak terpisahkan dari polri.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini kita semua semakin menyadari betapa pentingnya berbagi dan membantu sesama. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi mereka yang merangkulnya, ini adalah wujud kepedulian yang sangat berarti,” harapnya.
Sementara itu, kegiatan bakkes yang dilaksanakan oleh Biddokkes Polda Aceh ada 11 kegiatan, yang meliputi pemeriksaan kesehatan pada pengemudi ojek online, pelayanan kesehatan dan pembagian sembako bagi penyandang disabilitas, donor darah, pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada siswa SMA, pelayanan dokter spesialis, pelayanan kesehatan gigi, screening TBC, pelayanan keluarga berencana, khitanan massal, operasi katarak, dan pelayanan kesehatan umum gratis kepada masyarakat.
Dalam bakkes di Komplek Buddha Tzu Chi hari ini, Biddokkes juga menurunkan dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, paramedis, apoteker, dan tenaga non medis lainnya untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada, masyarakat yang meliputi pengobatan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan laboratorium sederhana— gula, darah, asam urat, dan vitamin.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat bhayangkara juga diwujudkan dalam bentuk nyata, berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan dan memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Abituren Akabri 1995 itu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari personel Polda Aceh, perangkat desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta para relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.
“Kepedulian dan kebersamaan yang persaudaraan merupakan contoh fondasi yang kuat dalam membangun Aceh yang damai dan sejahtera. Semoga niat baik ini dapat memberikan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai pijakan untuk memperkuat sinergi antara institusi Polri dengan masyarakat, menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, serta meningkatkan solidaritas dalam menjawab berbagai tantangan sosial ke depan,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat, Jamaluddin (53), yang mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam bakkes tersebut mengucapkan terima kasih kepada Polda Aceh yang telah menggelar bakti kesehatan dan Pembagian paket sembako kepada masyarakat komplek Buddha Tzu Chi.
Ia juga berharap, baksos dan bakkes tersebut dapat diadakan setiap tahunnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dirinya juga mengaku sangat terbantukan dengan adanya kegiatan tersebut, sehingga mendapatkan layanan kesehatan gratis.
“Terima kasih kepada Kapolda, Wakapolda sudah bersedia membantu masyarakat, khususnya masyarakat komplek Cinta Kasih, umumnya masyarakat Neuheun. Hati saya senang dan merasa terbantukan. Semoga kegiatan ini terlaksana setiap tahunnya,” harapnya.






















































