Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 30 Sep 2023 06:48 WIB ·

Yusri Kasim: Penanaman Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sangat Penting


 Yusri Kasim: Penanaman Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sangat Penting Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Hari ini, tepat 58 tahun lalu terjadinya peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang oleh Orde Baru disebut peristiwa G30S/PKI.

Kudeta yang gagal itu dilakukan pada 30 September dan berlangsung hingga 1 Oktober 1965. Gerakan ini dimotori oleh pemimpin terakhir Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit atau DN AIdit.

Peristiwa berdarah yang juga sering disebut Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober) merupakan peristiwa yang bertujuan menggulingkan pemerintah Presiden Sukarno dan mengubah Indonesia menjadi negara yang menerapkan sistem komunis.

Aksi kudeta dengan cara penculikan tersebut menyebabkan gugurnya enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat (AD).

Pemberontakan G30S PKI menjadi salah satu peristiwa kelam setelah kemerdekaan Indonesia. Terjadi pada tahun 1965, peristiwa itu telah menyebabkan meninggalnya enam orang jenderal dan satu orang perwira, hingga mereka dinobatkan sebagai Pahlawan Revolusi.

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan salah satu partai besar di Indonesia yang memiliki banyak pengikut kala itu. Berjayanya PKI berkat dukungan dari Presiden Soekarno yang mengusung Konsep Nasionalis, Agama, dan Komunis (NASAKOM).

Menurut Yusri Kasim, dalam rangka mengenang peristiwa kelam bangsa G30S/PKI perlu adanya peningkatan penanaman Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada generasi sekarang (Gen Z).

“Kita harus berbenah diri dan terus tanamkan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada anak cucu kita, sehingga sejarah kelam ini tidak akan terulang kembali di kemudian hari,” pungkas Sekretaris DPD IKAL Lemhannas Aceh ini.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pertamina Regional Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan

30 April 2026 - 06:40 WIB

Warga Temukan Janin di Bantaran Krueng Doy, Polisi Lakukan Olah TKP

30 April 2026 - 06:37 WIB

HIMAPAS Apresiasi Penunjukan dr. Al Hilal Pimpin DPD PAN Aceh Singkil

30 April 2026 - 06:25 WIB

Tersangka Penganiayaan Balita di Banda Aceh Bertambah Dua Lagi

29 April 2026 - 14:28 WIB

Bea Cukai Banda Aceh Gempur Rokok Ilegal, Amankan 101 Ribu Batang

29 April 2026 - 08:32 WIB

Polisi Tetapkan DS Sebagai Tersangka Penganiayaan Anak di Banda Aceh

29 April 2026 - 08:27 WIB

Trending di Hukum