Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Inforial Pemkab Aceh Jaya · 8 Jul 2025 04:42 WIB ·

Bupati Ajukan Pabrik Padi Modern, Atasi Krisis Beras di Aceh Jaya


 Bupati Ajukan Pabrik Padi Modern, Atasi Krisis Beras di Aceh Jaya Perbesar

Calang (AJP) – Kelangkaan beras yang terjadi di sejumlah pasar di Kabupaten Aceh Jaya selama dua pekan terakhir memicu keluhan dari masyarakat dan para pedagang. Selain pasokan yang semakin terbatas, harga beras di pasar juga mengalami lonjakan signifikan.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani persoalan ini.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah berkoordinasi dengan kabupaten tetangga guna menstabilkan pasokan beras di pasar lokal.

“Kelangkaan ini disebabkan tidak adanya distribusi beras dari Bulog selama dua bulan terakhir. Distribusi baru akan kembali normal pada Agustus 2025,” kata Safwandi saat dikonfirmasi.Selasa (8/7/2025).

Ia mengungkapkan, Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah mengajukan permohonan ke pemerintah pusat untuk membangun pabrik pengolahan padi modern di Aceh Jaya.

Fasilitas ini diharapkan mampu mengolah gabah lokal agar tidak perlu lagi dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah.

“Selama ini, petani di Aceh Jaya hanya menjual gabah mentah karena kita belum memiliki tempat pengolahan sendiri. Dengan pabrik modern ini, hasil panen bisa diolah dan dijual di daerah sendiri,” ujarnya.

Safwandi mencontohkan kondisi di Kecamatan Panga, di mana petani terpaksa menjual gabah ke luar daerah akibat ketiadaan fasilitas pengolahan lokal. Ia berharap ke depan, melalui peran BUMDA, petani dapat menjual hasil panennya langsung di Aceh Jaya.

“Kita punya hasil panen, tapi yang mendapat keuntungan branding adalah pihak luar. Ini yang ingin kita ubah,” tambahnya.

Terkait kelangkaan beras yang terjadi saat ini, Safwandi menyebutkan bahwa hampir seluruh gabah petani telah dibeli oleh Bulog. Namun, distribusi ke pasar belum dilakukan karena belum ada instruksi dari pemerintah pusat.

“Ini yang menjadi penyebab utama kelangkaan beras, dan situasi ini hampir merata terjadi di seluruh wilayah Aceh Jaya,” tutupnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pj Bupati Aceh Jaya Jadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79

12 December 2025 - 13:59 WIB

Masri ASN Aceh Jaya Terbaik Golongan IV

1 December 2025 - 04:54 WIB

Wakil Bupati Aceh Jaya Bersama BNPB Rumuskan Strategi Antisipasi Banjir Tahunan

22 October 2025 - 19:01 WIB

Bupati Aceh Jaya Koordinasi dengan Kementerian Terkait Pembangunan Jalan Dua Jalur

21 October 2025 - 17:59 WIB

Plt Sekda Aceh Jaya Dampingi Tim Bappenas Tinjau Lokasi Pembangunan Terowongan Geurutee

20 October 2025 - 17:47 WIB

Aceh Jaya di Landa Hujan, Bupati Safwandi Tinjau Langsung Ke Lokasi Rawan Banjir

18 October 2025 - 17:13 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya