Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 16 Mar 2024 15:42 WIB ·

Dibantu Anjing Pelacak, Polisi Temukan 80 Ton Sabu hingga 1.000 Ekstasi di Bakauheni


 Dibantu Anjing Pelacak, Polisi Temukan 80 Ton Sabu hingga 1.000 Ekstasi di Bakauheni Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan Operasi Seaport Interdiction di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Operasi itu dilakukan selama sepuluh hari sejak 3-12 Maret 2024 kemarin, dengan melibatkan enam ekor anjing pelacak K-9 Narkotika milik Korps Sabhara Barhakam Polri.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, dalam kurun waktu tersebut petugas menemukan narkotika berbagai jenis dengan jumlah yang fantastis.

“Hasilnya diamankan delapan tersangka dengan barang bukti 80.000 gram (80 ton) sabu, 1.006 butir ekstasi dan 2.309 gram (2,3 kilogram) ganja,” ujarnya, Sabtu (16/3/2024).

Edi menerangkan, jenis anjing pelacak yang digunakan untuk mendeteksi barang haram tersebut pun beragam, mulai dari ras German Sheperd, Belgian Melianois dan Lambrador.

Ketiga ras anjing ini mempunyai kekuatan penciuman 600 juta reseptor yang saat ini belum tergantikan dengan alat deteksi apapun.

“Mereka ini dikendalikan enam pawang terlatih dan delapan personel pelindung berkompetensi, punya sertifikasi pawang K-9 serta lulusan pelatihan DS ATTA Amerika Serikat,” ungkapnya.

Dalam operasi yang dilakukan, petugas menyasar kepada kendaraan yang melintas menuju penyeberangan kapal feri di Pelabuhan Bakauheni serta barang bawaan dan penumpang.

“Ketika K-9 mengedus adanya narkoba akan memberikan kode berupa perilaku menggigit, menggaruk-garuk dan atau menggonggong,” ucapnya.

“Selanjutnya barang bukti segera diamankan oleh pawang atau pelindung unit K-9 yang kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik. Kegiatan itu berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Momentum Hari Santri Nasional 2026, ISAJA Dorong Peran Strategis Santri dalam Pembangunan

21 October 2026 - 08:26 WIB

Ketua ISAJA, Mustafa Kamal HKZ (Foto/Ist)

Dekya Pimpin IPSI Aceh Jaya Masa Bakti 2026-2030

17 October 2026 - 11:40 WIB

YARA Sayangkan Sikap Satlantas Aceh Jaya yang Dikeluhkan Wartawan, Minta Kapolres Bertindak

16 October 2026 - 15:53 WIB

PWI Aceh Jaya Sayangkan Sikap Kasatlantas, Minta Kapolres Evaluasi dan Bersikap

16 October 2026 - 12:53 WIB

Bahas Solusi Antrean Panjang BBM, Safwandi Panggil Pengelola SPBU

16 October 2026 - 04:20 WIB

Safwandi Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Aplikasi SAJAN Jadi Andalan

15 October 2026 - 02:11 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya