Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 3 Dec 2023 05:34 WIB ·

Kondisikan Demokrasi Berjalan Baik Jelang Pemilu, IKAL Lemhannas Aceh Gelar ‘Ngopi Kebangsaan’


 Kondisikan Demokrasi Berjalan Baik Jelang Pemilu, IKAL Lemhannas Aceh Gelar ‘Ngopi Kebangsaan’ Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Dewan Pimpinan Daerah (DP) Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Aceh kembali menggelar kegiatan ‘Ngopi Kebangsaan’.

Kegiatan bertema “Pemilu Damai, Jujur dan Adil Memperkokoh Ketahanan Nasional” ini akan berlangsung Kamis (7/12/2023) di Universitas Malikussaleh Lhokseumawe.

Sebagai wadah para alumni Lemhannas dari berbagai latar belakang profesi dan keilmuan, IKAL Lemhannas Aceh terpanggil mencermati kondisi mutakhir ini, terutama di Aceh.

“Kami punya tanggung jawab moril untuk mengkondisikan agar proses demokrasi melalui Pemilu berjalan dengan baik di negeri ini,” kata Ketua DPD IKAL Aceh, Syahrizal Abbas, Minggu (3/12/2023).

Menurut Syahrizal Abbas, proses tersebut penting. Selain itu, Pemilu adalah momentum untuk melahirkan demokrasi itu sendiri.

“Oleh karenanya, para penyelenggara negara, partai politik dan masyarakat, perlu membangun budaya politik demokratis agar proses demokrasi ini berjalan dengan baik di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, budaya politik demokratis adalah budaya politik yang partisipatif, dimana terwujudnya partisipasi masyarakat secara keseluruhan di dalamnya.

Untuk itu, IKAL Aceh berharap seluruh Alumni Lemhannas dan masyarakat Aceh khususnya, ikut berpartisipasi aktif dalam Pemilu kali ini dengan menggunakan hak pilihnya dengan baik.

IKAL Aceh juga mengharapkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusifitas, keamanan, ketenangan, serta kenyamanan di lingkungan agar Pemilu 2024 berjalan damai, jujur dan adil.

“Hal tersebut dimaksud agar Pemilu 2024 ini berjalan damai, Pemilu ini mesti berjalan sukses,” ucapnya.

Menyikapi maraknya informasi hoaks di tengah masyarakat menjelang Pemilu, ia berharap agar masyarakat bersikap kritis terhadap kebenaran informasi yang didapat.

“Valid kah atau jangan-jangan hoaks alias bohong. Karena itu masyarakat diminta untuk tidak mudah terpengaruh dengan informasi hoaks yang banyak tersebar di media sosial,” jelasnya.

‘Ngopi Kebangsaan’ ini digelar berkat kerjasama IKAL Aceh dengan Unimal Lhokseumawe dan akan diikuti sejumlah pihak, termasuk unsur forkopimda Aceh, penyelenggara pemilu, media massa dan lainnya.

“Diperkirakan kegiatan ini akan dihadiri oleh 600 orang peserta dari berbagai unsur. Kita berharap acara ini berjalan dengan baik dalam rangka memperkuat ketahanan nasional di Aceh dan Indonesia,” jelasnya.

Siap Bersinergi dan Berkolaborasi 

Sejak dibentuk di Aceh, IKAL Lemhannas Aceh telah bersinergi dengan pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, perbankan dan sejumlah lembaga non pemerintahan lain di Aceh, dalam membantu percepatan pembangunan dan mengentaskan kemiskinan Aceh.

“Saat ini berbagai persoalan di daerah, mulai persoalan ekonomi, politik, lapangan kerja, kemiskinan, stunting, energi, ketahanan pangan, kehidupan beragama adalah sederet persoalan yang terjadi di Aceh,” sambung Humas IKAL Aceh, Juniazi Yahya.

“Ini perlu solusi dan IKAL Aceh siap berkontribusi dalam menyikapi pelbagai permasalahan yang terjadi saat ini,” katanya.

Sejak berdiri tahun 2017, IKAL Aceh beberapa kali telah melakukan kajian melalui seminar, diskusi, training wawasan kebangsaan.

Salah satu ikon IKAL Aceh saat ini adalah ‘Ngopi Kebangsaan’ yang sekarang sudah menjadi ikon IKAL Nasional dan telah diadopsi beberapa IKAL lain di tanah air.

“Hasil dari kajian dan diskusi yang dilakukan IKAL Aceh selama ini, dibuat rekomendasi untuk disampaikan ke Pemerintah Aceh, IKAL Pusat, Gubernur Lemhannas RI dan pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Kini, DPD IKAL Lemhannas Aceh memiliki tidak kurang 500-an alumni Lemhannas yang tersebar di seluruh Aceh yang merupakan alumni PPRA, PPSA, TOT, TAPLAI, dan P3DA yang bekerja sebagai birokrat, akademisi, politisi, agamawan, guru, praktisi, jurnalis, usahawan dan sebagainya.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sahuti Edaran Mendagri untuk Pilkada Damai, Pengurus PWI Aceh Audiensi ke KIP

28 May 2024 - 10:37 WIB

WALHI Aceh Temukan Illegal Logging di Kawasan Hutan Mukim Krueng Bireuen

28 May 2024 - 08:32 WIB

Harapan Pj Gubernur Aceh untuk Masyarakat Aceh di Perantauan

23 May 2024 - 08:48 WIB

Wakajati dan Para Kajari di Aceh Diganti, Ini Daftarnya

23 May 2024 - 05:20 WIB

Pohon Tumbang Penyebab Mati Listrik, PLN ULP Calang Gerak Cepat Lakukan Penormalan

22 May 2024 - 15:57 WIB

Kejari Bireuen Eksekusi Uang Pengganti Korupsi PNPM Jeumpa dan Gandapura Senilai Rp 1,85 Miliar

22 May 2024 - 12:39 WIB

Trending di News