Banda Aceh (AJP) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Ditpolairud Polda Aceh bersama Brimob, Ocean Diving Club Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala, serta Basarnas mengibarkan bendera merah putih di dasar laut Krueng Raya, Aceh Besar.
Sebanyak 20 penyelam terlibat dalam kegiatan ini. Mengenakan perlengkapan selam, peserta menyelam ke dasar perairan Krueng Raya. Di bawah laut, Sang Merah Putih dibentang dan dikibarkan bersama sebagai simbol semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan, kegiatan ini tak hanya menjadi cara unik untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga laut sebagai bagian dari wilayah kedaulatan Indonesia.
“Momentum kemerdekaan ini juga menjadi pengingat bagi personel Polairud Polda Aceh akan tugas menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut dan ekosistemnya,” ujar Joko, Senin, 17 Agustus 2026.
Pengibaran Merah Putih di dasar laut Krueng Raya bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebanggaan, dan semangat untuk menjaga Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Semangat kemerdekaan harus hadir di setiap ruang, termasuk di laut. Karena itu, menjaga keamanan sekaligus kelestarian laut merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Di lokasi terpisah, hal yang sama juga dilakukan personel Polres Simeulue bersama Pos SAR dan LSM Ecosistem Impact dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran bendera berlangsung di perairan Simeulue, tepatnya pada titik koordinat 2°32’02″N 96°23’11″E. Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Teluk Dalam, Ipda Wardika Saputra ini, menjadi simbol nasionalisme sekaligus bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kapolres Simeulue, AKBP Hendry Ferdinand Kennedy mengatakan, pengibaran bendera di bawah laut bukan sekadar untuk memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga laut sebagai bagian dari wilayah kedaulatan Indonesia.
“Ini wujud rasa nasionalisme sekaligus memperkuat simbol kedaulatan Indonesia sebagai bangsa maritim. Laut bukan hanya bagian dari wilayah negara, tetapi juga memiliki potensi besar yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” kata Hendry.
Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program ASRI yang dicanangkan Presiden RI, dengan semangat membangun lingkungan yang bersih, sehat, lestari, dan berkelanjutan, sekaligus sebagai upaya menjaga ekosistem laut serta kelestarian terumbu karang.
“Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut ini merupakan wujud dukungan terhadap Program ASRI Presiden RI, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, baik di daratan maupun lautan,” tutupnya.






















































