Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 31 Aug 2026 14:38 WIB ·

Viral di Medsos, Temuan Tulang Belulang Diduga Manusia di Pantai Peukan Bada


 Viral di Medsos, Temuan Tulang Belulang Diduga Manusia di Pantai Peukan Bada Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Personel Polsek Peukan Bada menelusuri lokasi penemuan yang diduga tulang belulang manusia di kawasan pesisir pantai yang sebelumnya viral melalui sejumlah unggahan di media sosial.

Penelusuran dilakukan untuk memastikan lokasi dan informasi terkait temuan itu. Dalam sejumlah unggahan di media sosial disebutkan lokasi penemuan berada di Gampong Lamteungoh, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Namun, dari hasil penelusuran dan koordinasi dengan perangkat gampong serta masyarakat setempat, lokasi yang dimaksud ada di kawasan pantai Dusun Imuem Daud, Gampong Lamguron, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol, Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Peukan Bada, Iptu Suriyatno saat dikonfirmasi, Senin, 31 Agustus 2026 siang.

“Kami telah berkoordinasi dengan Keuchik Gampong Lamguron, Ibnu Hibban, serta masyarakat di sekitar lokasi penemuan,” ujarnya.

“Berdasarkan keterangan yang kami terima, lokasi itu berada di kawasan pantai Dusun Imuem Daud, Gampong Lamguron, Kecamatan Peukan Bada, bukan di Gampong Lamteungoh,” sambung dia.

Selain itu, menurut keterangan dari perangkat Gampong Lamguron, tulang belulang yang terlihat dalam video yang beredar diduga merupakan sisa dari kawasan pemakaman lama.

Dahulu, kawasan tersebut merupakan daratan yang kemudian mengalami abrasi dan perubahan bentang alam pascatsunami, hingga sebagian wilayahnya kini menjadi kawasan perairan.

“Dari keterangan masyarakat dan perangkat gampong, tulang belulang yang ditemukan tersebut diduga berasal dari kawasan pemakaman lama,” kata Suriyatno.

Ia menjelaskan, kawasan itu sebelumnya dikenal sebagai area perkebunan kelapa sekaligus lokasi pemakaman lama. Sebelum terjadinya tsunami, keberadaan makam-makam lama di sepanjang kawasan tersebut masih terlihat.

“Menurut keterangan masyarakat, sebelum tsunami, kawasan tersebut merupakan daratan dan terdapat pemakaman lama di sepanjang garis pantai dengan panjang kurang lebih 800 meter,” jelasnya.

Suriyatno juga menambahkan bahwa kondisi kawasan yang mengalami abrasi, terutama saat musim timur, menyebabkan sejumlah bagian pemakaman lama tergerus.

Akibatnya, material dari kawasan pemakaman, termasuk tulang belulang yang diduga merupakan tulang manusia, dapat terlihat di permukaan, terutama ketika air laut surut.

“Kemungkinan masih terdapat tulang belulang lain di kawasan tersebut yang dapat ditemukan kembali, khususnya saat kondisi air laut surut,” ucapnya.

Terkait temuan tersebut, Polsek Peukan Bada mengapresiasi masyarakat maupun pengunggah video yang telah menyampaikan informasi mengenai kondisi di kawasan pesisir tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar setiap menemukan sesuatu yang berkaitan dengan dugaan sisa pemakaman atau temuan lainnya di wilayah gampong, terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat gampong dan pihak kepolisian.

Hal tersebut penting untuk memastikan informasi mengenai lokasi temuan sekaligus menghindari kesalahpahaman terkait batas wilayah administrasi antar gampong.

“Kami mengapresiasi informasi yang disampaikan melalui media sosial. Kami berharap temuan tersebut dapat ditangani dan dipindahkan ke lokasi yang lebih layak oleh pihak terkait,” kata dia.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu melakukan konfirmasi dengan perangkat gampong setempat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait batas wilayah antargampong,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pertamina Regional Sumbagut Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026

1 September 2026 - 03:19 WIB

Usai Bayangan, Kini Ramai Kabinet KDM-Ahok, Darmaningtyas: Ekspresi Ketidakpuasan Publik

1 September 2026 - 02:59 WIB

Tokoh Muda Aceh Dorong Kepastian Status Bendera Bulan Bintang

1 September 2026 - 02:56 WIB

Mutasi Mabes Polri: Teguh Kapolresta Banda Aceh hingga Carlie Jadi Kabidpropam Polda Aceh

31 August 2026 - 03:56 WIB

Kapolri Tunjuk Kombes Pol Teguh Priyambodo sebagai Kapolresta Banda Aceh

31 August 2026 - 03:08 WIB

Honda-Nissan Sepakat Kembangkan Perangkat Lunak Mobil

31 August 2026 - 02:17 WIB

Trending di Nasional