Langsa (AJP) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa kembali mendeportasi seorang warga negara (WN) Republik Rakyat Tiongkok berinisial LG yang terbukti melanggar ketentuan keimigrasian di Indonesia.
”LG dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sesuai Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah seperti dilansir AJNN, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa proses deportasi dilaksanakan melalui Bandara Internasional Kualanamu pada Senin, 20 Juli 2026.
Seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur operasional, mulai dari pengamanan, pemeriksaan dokumen perjalanan hingga pemberangkatan menuju negara asal.
”Deportasi merupakan bentuk penegakan hukum keimigrasian terhadap orang asing yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” jelasnya.
Indra menegaskan, Imigrasi Langsa akan terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah kerjanya.
Langkah itu sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, agar penegakan hukum keimigrasian terus diperkuat demi menjaga ketertiban dan keamanan serta memastikan setiap warga negara asing menjalankan aktivitas sesuai izin tinggal yang dimiliki.
Sementara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa dalam melaksanakan tugas pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian.
Menurut Tato, melalui semangat Imigrasi untuk rakyat, jajaran Imigrasi tidak hanya dituntut memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, tetapi juga memastikan tegaknya hukum demi menjaga kedaulatan NKRI.
Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa juga telah mendeportasi seorang warga negara (WN) Republik Rakyat Tiongkok berinisial ZL pada Kamis, 16 Juli 2026.
Deportasi dilakukan setelah yang bersangkutan terbukti melanggar ketentuan keimigrasian selama berada di Indonesia.






















































