Aceh (AJP) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Aceh guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Berbagai langkah percepatan distribusi terus dilakukan sebagai upaya mempercepat normalisasi penyaluran di sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran di seluruh SPBU di Aceh serta mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi BBM dapat berjalan lancar.
“Pertamina terus melakukan berbagai upaya percepatan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di Aceh tetap terpenuhi. Kami juga terus memonitor kondisi stok dan penyaluran di lapangan sehingga langkah-langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat sesuai kebutuhan,” ujar Fahrougi.
Sebagai bagian dari upaya normalisasi distribusi, Pertamina memperkuat pasokan dari Integrated Terminal Lhokseumawe dengan menyalurkan tambahan 24.000 Liter Pertamax dan 24.000 Liter Biosolar untuk mendukung pemenuhan kebutuhan BBM di wilayah Langsa dan Aceh Tamiang.
Penguatan suplai tersebut dilakukan agar distribusi ke SPBU tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Selain penguatan pasokan, Pertamina juga terus mengoptimalkan operasional distribusi melalui koordinasi intensif dengan seluruh lembaga penyalur, pemantauan kondisi stok secara berkala, serta penyesuaian pola penyaluran sesuai dengan dinamika kebutuhan di lapangan.
Fahrougi menjelaskan bahwa kondisi penyaluran BBM di Aceh terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik seiring berbagai langkah percepatan yang dilakukan perusahaan.
“Normalisasi penyaluran terus kami upayakan agar kondisi di Aceh segera membaik. Seluruh sarana dan sumber daya operasional kami optimalkan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,”* tambahnya.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
Perusahaan memastikan akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran di seluruh wilayah Aceh serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi.






















































