Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Ekonomi · 27 Aug 2026 08:59 WIB ·

Investor Siap Bangun Pabrik Refinery Minyak Mentah, Dongkrak Pendapatan Aceh


 Investor Siap Bangun Pabrik Refinery Minyak Mentah, Dongkrak Pendapatan Aceh Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Upaya mendorong hilirisasi komoditas kelapa sawit di Aceh mulai mendapat perhatian investor. Salah satunya melalui rencana pembangunan pabrik refinery kelapa sawit yang akan mengolah bahan mentah menjadi berbagai produk bernilai tambah di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Safuadi, dalam Forum Konsultasi Publik 2026 yang digelar Kanwil DJPb Aceh bersama KPPN Banda Aceh di Kantor Kementerian Keuangan Aceh, Rabu 26 Agustus 2026.

Safuadi mengatakan, rencana investasi tersebut dinilai penting karena selama ini Aceh memiliki banyak pabrik kelapa sawit, namun belum didukung industri pengolahan lanjutan yang memadai.

Berdasarkan data yang disampaikannya, Aceh memiliki sekitar 63 pabrik kelapa sawit. Namun, hasil produksi tersebut sebagian besar masih berupa bahan mentah yang kemudian dikirim ke luar daerah untuk diproses lebih lanjut.

“Kita tahu di Aceh memiliki 63 pabrik kelapa sawit, namun pabrik turunan dari olahan kelapa sawit itu kita tidak ada. Refinery itu kita tidak ada, makanya masyarakat Aceh juga tidak dapat memanfaatkannya,” kata Safuadi.

Menurutnya, kehadiran investor yang berencana membangun pabrik refinery menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus memperkuat perekonomian Aceh.

Melalui refinery, minyak sawit mentah dapat diolah menjadi berbagai produk kebutuhan masyarakat, salah satunya minyak goreng.

Tidak hanya itu, produk turunan lainnya seperti mentega, sabun dan berbagai kebutuhan industri juga berpotensi diproduksi di Aceh.

Safuadi menambahkan, selama ini Aceh masih banyak berada pada tahap produksi awal dan penyediaan bahan baku. Sementara proses pengolahan dan penciptaan nilai tambah berlangsung di daerah lain.

Karena itu, ia mendorong agar investasi di sektor hilirisasi terus diperkuat sehingga potensi sumber daya Aceh tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi mampu menciptakan produk jadi dan memutar roda perekonomian daerah. (RRI.co.id)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Safwandi Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Aplikasi SAJAN Jadi Andalan

15 October 2026 - 02:11 WIB

Pertamina Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Tamiang

15 October 2026 - 01:56 WIB

KIA Apresiasi Komitmen Keterbukaan Informasi Pemkab Aceh Jaya melalui Aplikasi SAJAN

14 October 2026 - 08:04 WIB

Tanam Ganja di Pekarangan Rumah Warga, Pria di Banda Aceh Diamankan Polisi

13 October 2026 - 14:10 WIB

Safwandi Realisasikan 60 Hektar Lahan Sawit untuk Eks Kombatan GAM di Aceh Jaya

13 October 2026 - 06:52 WIB

Bupati Safwandi Beri Bantuan ke Warga yang Rumahnya Tertimpa Pohon

13 October 2026 - 06:40 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya