Bener Meriah (AJP) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat di Kabupaten Bener Meriah, tetap berjalan dengan optimal.
Monitoring dan koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh pihak terkait guna menjaga kelancaran pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan pengisian BBM di sejumlah SPBU di Bener Meriah dipengaruhi oleh kendala jaringan pada SPBU.
Sehingga, kata dia, menyebabkan proses transaksi melalui pemindaian QR Code berjalan lebih lambat sehingga pelayanan pengisian BBM menjadi tidak optimal.
“Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat melakukan pengisian di SPBU lainnya, sehingga terjadi peningkatan aktivitas pelayanan pada SPBU di wilayah tersebut,” ujarnya, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina telah berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan jaringan untuk mempercepat penanganan kendala agar operasional SPBU dapat kembali berjalan normal.
Selain itu, Pertamina juga mendorong pengelola SPBU untuk menyiapkan layanan internet cadangan (backup) sebagai langkah mitigasi guna menjaga keandalan pelayanan apabila terjadi kendala jaringan di kemudian hari.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga keandalan penyaluran energi serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan BBM dengan baik.
“Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135,” pungkasnya.






















































