Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Politik · 15 Aug 2025 12:52 WIB ·

Makna 2 Dekade Perdamaian Aceh Bagi KPA dan PA Aceh Jaya


 Makna 2 Dekade Perdamaian Aceh Bagi KPA dan PA Aceh Jaya Perbesar

Calang (AJP) – Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Meurehoem Daya dan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Jaya menggelar doa bersama serta menyantuni anak yatim dalam rangka memperingati dua dekade penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia, Jumat (15/8/2025)

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Jaya tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua KPA Wilayah Meureuhom Daya Saifuddin atau yang akrab disapa Pang Sai, Gubernur GAM, Tgk Asnawi (Abuna), Wakil Gubernur GAM Tgk. Yusri S, para anggota DPRK Aceh Jaya dari Partai Aceh, Pengurus DPS se Aceh Jaya, jajaran KPA, Para ulama dan simpatisan.

Ketua panitia, Usman ID mengungkapkan, kegiatan ini bukan hanya bentuk rasa syukur atas 20 tahun perdamaian, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk terus menjaga dan merawat hasil perjuangan.

“Kami berharap perdamaian ini terus terawat dengan baik. Kesepakatan yang telah ditetapkan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki agar segera terealisasi” ujarnya.

Usman menambahkan, doa bersama dan santunan untuk anak yatim menjadi simbol solidaritas dan pengingat bahwa perdamaian yang dinikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan panjang dan harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat Aceh.

Sementara itu, Tgk. Yusri S menegaskan pentingnya pelaksanaan butir-butir MoU Helsinki secara menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa perdamaian akan menjadi indah dan bermakna ketika semua poin dalam kesepakatan tersebut dapat direalisasikan.

“Perdamaian akan terasa indah ketika poin-poin MoU Helsinki terlaksana sebagaimana tertuang dalam catatan damai antara GAM dan Pemerintah Indonesia,” ujarnya (*)

Penulis: Putri

Editor: Redaksi

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Di Tengah Efisiensi dan Bencana, ICW Temukan Pengadaan Burung Merpati Rp305 Juta oleh Kemensetneg

22 August 2026 - 02:23 WIB

Berapa Besaran Dana Otsus Papua dan Aceh di RAPBN 2027?

21 August 2026 - 09:24 WIB

Pemerintah Siapkan Dana Otsus Rp 16,8 T pada 2027, Ada untuk Papua hingga Aceh

20 August 2026 - 03:37 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang di HDA ke-21 Tahun Picu Kericuhan, Kenapa?

20 August 2026 - 03:32 WIB

Gubernur Aceh Minta Bantuan Hasyim Kembangkan KEK Arun untuk Migas

1 August 2026 - 01:21 WIB

Fraksi PAN Sorot Tata Kelola Perparkiran di Kota Banda Aceh

25 July 2026 - 02:40 WIB

Trending di News