Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Hukum · 3 Aug 2026 07:52 WIB ·

Pasca Tertembaknya Anggota POM, Satu Oknum Polisi Dikabarkan Jadi Tersangka


 Pasca Tertembaknya Anggota POM, Satu Oknum Polisi Dikabarkan Jadi Tersangka Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Pasca tertembaknya satu anggota POM TNI di wilayah Juli, Kabupaten Bireuen yakni Pratu Galuh dalam penangkapan bandar narkoba tempo lalu, satu oknum polisi dikabarkan menjadi tersangka.

Yang bersangkutan diketahui berinisial RP, personel Ditresnarkoba Polda Aceh berpangkat Bripka. Diduga RP adalah orang yang melepaskan tembakan saat para pelaku kabur menggunakan mobilnya dalam penghadangan.

Informasi ini diperoleh dari seorang narasumber terpercaya, Senin, 3 Agustus 2026. Ia menyebut bahwa saat ini RP masih ditahan dan menjalani proses hukum lanjut.

“Benar, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masih ditahan untuk proses hukum lanjut,” ujar sumber yang ingin identitasnya dirahasiakan ini kepada awak media.

Namun, belum diketahui pasti dimana Bripka RP ditahan. Diduga prosesnya masih berlangsung di Polda Aceh, ditangani Bidpropam. Sebab, sejak awal hingga kini tak pernah ada kabar mengenai perkembangan kasus tersebut.

Begitu pun dengan tertangkapnya satu terduga pelaku yang merupakan anggota Brimob dalam operasi waktu itu, serta tiga pelaku lainnya yang dilaporkan kabur dalam insiden tersebut.

Pihak Polda Aceh, dalam hal ini adalah Kabid Humas, Kombes Pol Joko Krisdiyanto yang dikonfirmasi mengenai hal ini juga belum memberikan komentar apapun.

Pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan hanya menunjukkan centang satu, yang artinya patut diduga bahwa nomor wartawan yang melakukan konfirmasi telah diblokir sejak lama.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi lanjut dari pihak kepolisian. Publik juga masih menunggu perkembangan kasus yang terkesan ditutupi itu, demi tegaknya keadilan.

Apalagi berkaitan dengan narkotika, jika memang penegak hukum transparans, setidaknya informasi mengenai penanganan berbagai kasus, terutama yang berkaitan dengan narkotika, bakal di-update secara berkala.

Sebelumnya diberitakan, Pratu Galuh gugur saat membantu polisi menghadang bandar narkoba di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto saat mengadakan konferensi pers di Polres Bireuen, Minggu, 26 Juli 2026.

“Peristiwa ini menjadi duka bagi kita semua. Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian saat penangkapan bandar narkoba,” ujarnya.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” sambung Joko dalam keterangannya.

Joko juga menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari operasi penangkapan terhadap empat terduga bandar narkoba yang berada di dalam sebuah mobil.

Dari operasi itu, satu orang yang diduga oknum anggota Brimob diamankan, sementara tiga terduga pelaku lainnya kabur dan hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Dalam proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Dalam situasi itu, peluru rekoset mengenai seorang warga yang turut membantu penangkapan.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, yang mana belakangan diketahui yang bersangkutan adalah anggota POM TNI.

“Saat kejadian terdapat empat orang terduga pelaku di dalam mobil. Satu orang yang diduga merupakan anggota Brimob telah berhasil kami amankan, sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran,” jelasnya.

“Dalam proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Peluru rekoset kemudian mengenai seorang warga yang turut membantu penangkapan, yang kemudian diketahui yang bersangkutan merupakan anggota POM TNI,” katanya.

Ia juga mengatakan, sejak kejadian, Kapolda Aceh telah berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam IM beserta jajarannya, Danpuspomad serta Danpomdam IM.

Koordinasi dilakukan untuk menyampaikan fakta awal, memastikan penanganan terhadap korban, mendukung proses penyidikan, serta menjaga komunikasi dan soliditas antara kedua institusi.

“Atas nama keluarga besar Polda Aceh dan seluruh jajaran, sekali lagi kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha, serta kepada seluruh jajaran TNI,” ucapnya.

Joko juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Apabila masyarakat ada yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian peristiwa itu, kami mengharapkan kesediaannya untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Janji Ricki Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM hingga Bantu Modal UMKM

3 August 2026 - 13:39 WIB

Sebulan Buron, Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Migas

3 August 2026 - 13:16 WIB

Pertamina Perkuat Sinergi Lintas Instansi Dukung Penyaluran BBM di Aceh Semakin Optimal

3 August 2026 - 07:01 WIB

Protes Debu dan Asap Aspal, Masyarakat Panton Pawoh dan Padang Rubek Ancam Tutup Akses PT PNI

2 August 2026 - 02:10 WIB

Dek Gam Tunjuk Ari Nanda Jadi COO Persiraja, Perkuat Manajemen Hadapi Musim Baru

2 August 2026 - 02:03 WIB

Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah: Ada Dokumen TPPU, Pernah Dijaga TNI

2 August 2026 - 02:00 WIB

Trending di Hukum