Menu

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

News · 26 Jul 2026 03:03 WIB ·

Lahan Eks Terminal Keudah Disiapkan sebagai Kawasan Open Space serta Pusat Bisnis Terintegrasi


 Lahan Eks Terminal Keudah Disiapkan sebagai Kawasan Open Space serta Pusat Bisnis Terintegrasi Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mulai menata lahan eks Terminal Keudah menjadi kawasan yang lebih tertata dan produktif.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Syaifuddin Ambia saat mendampingi Wali Kota Banda Aceh meninjau lokasi tersebut pada Sabtu (25/07/2026).

Saat diwawancarai, Ambia mengatakan Pemko Banda sudah sejak 2015 berencana mengembangkan kawasan tersebut dengan konsep Mixed land use.

“Dalam konsep awal, kawasan ini dirancang memiliki tujuh lantai, terdiri atas dua lantai basement, untuk terminal, serta fasilitas komersial seperti pusat perbelanjaan dan hotel,” katanya.

Kata Ambia, Pemko juga berencana mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat transportasi terpadu.

Nantinya, kawasan itu akan menjadi titik transit angkutan umum maupun layanan feeder yang menghubungkan berbagai wilayah di kota.

Namun, kata Ambia rencana ini belum terealisasi karena belum mendapatkan investor yang sesuai. Karena itu, dengan penataan kawasan ini akan membuka peluang untuk para investor berinvestasi di sini.

“Dulu kita sudah mencari investor, tetapi situasinya belum memungkinkan. Sekarang kawasan ini kita bersihkan terlebih dahulu agar lebih menarik. Insyaallah ke depan lokasi ini akan menjadi kawasan yang lebih representatif dan diminati investor,” katanya.

Ambia menjelaskan ada beberapa alasan menarik untuk berinvestasi pada lokasi ini seperti lokasinya yang sangat strategis, dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman, Krueng Aceh terbentang di depan,dekat dengan pusat perdagangan Peunayong dan lahannya seluas 11.717 meter persegi.

Selama proses penataan berlangsung, Ambia menegaskan kawasan tersebut setelah dipagar sementara menjadi open space yang dapat digunakan untuk kegiatan/ event yang berdampak bagi perekonomian masyarakat.

“Nanti seluruh kawasan akan dipagar sementara akan dijadikan open space yang dapat digunakan untuk kegiatan/ event yang berdampak bagi perekonomian masyarakat dan kedepan memberi kesempatan kepada investor untuk mengembangkan eks terminal keudah tersebut,” tegasnya.

Ambia berharap, penataan eks Terminal Keudah ini menjadi bagian dari upaya Pemko dalam mengoptimalkan aset daerah, menghadirkan ruang publik yang representatif, sekaligus membuka peluang investasi untuk mendukung pengembangan kawasan perkotaan di masa mendatang.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Penangkapan Narkoba di Bireuen, Satu Anggota POM Meninggal

26 July 2026 - 04:24 WIB

Inspektorat Aceh Jaya Audit Pembangunan PKS Bumdesma, Tindak Lanjut Permintaan Polda Aceh

26 July 2026 - 02:54 WIB

Pemkab Aceh Besar Dorong Sinergi Penyuluh Pertanian untuk Percepat Swasembada Pangan

26 July 2026 - 02:46 WIB

NgoPI Disertasi Edisi-63: Program Doktor Fiqh Modern

25 July 2026 - 16:41 WIB

Dua Pemain Arema FC Resmi Bergabung ke Persiraja Musim Ini

25 July 2026 - 15:04 WIB

KPK Bantah Kriminalisasi Febrie Adriansyah, Sebut Penahanan Sesuai SOP

25 July 2026 - 12:18 WIB

Trending di Hukum