Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan ASN di Aceh Jaya Belum Terima Gaji Ulama dan Pj Bupati Aceh Jaya Bahas Penguatan Kemandirian Dayah Dua Oknum Anggota Polda Aceh Ditangkap, Ini Kasusnya Saat Proses Sortir, Panwaslih Aceh Jaya Temukan 137 Surat Suara Rusak Pemkab Aceh Jaya Buka Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Ekonomi · 8 Jul 2026 06:22 WIB ·

Bea Cukai Aceh: Penerimaan Rp317,4 M hingga Semester I 2026, Bea Keluar Lampaui Target


 Bea Cukai Aceh: Penerimaan Rp317,4 M hingga Semester I 2026, Bea Keluar Lampaui Target Perbesar

Banda Aceh (AJP) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh mencatat realisasi penerimaan negara sebesar Rp317,41 miliar hingga 30 Juni 2026 atau mencapai 76,02 persen dari target APBN tahun 2026 sebesar Rp417,55 miliar.

Capaian tersebut berasal dari tiga komponen utama penerimaan, yakni Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai.

Dari ketiga komponen, penerimaan Bea Keluar menunjukkan kinerja yang menonjol dengan realisasi mencapai Rp55,91 miliar, atau 147,93 persen dari target sebesar Rp37,80 miliar.

“Capaian tersebut mengindikasikan tingginya aktivitas ekspor komoditas yang dikenakan bea keluar melalui wilayah kerja Bea Cukai Aceh,” ujar Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Leni Rahmasari, Rabu (8/7/2026).

Sementara itu, sambung Leni lagi, penerimaan Bea Masuk terealisasi sebesar Rp252,51 miliar atau 68,29 persen dari target Rp369,74 miliar.

Adapun penerimaan dari sektor Cukai mencapai Rp9,02 miliar, atau 90,05 persen dari target sebesar Rp10,02 miliar.

Realisasi penerimaan tersebut merupakan hasil pelaksanaan fungsi penerimaan negara yang didukung oleh pelayanan kepabeanan dan cukai, pengawasan yang efektif, serta sinergi dengan para pengguna jasa dan pemangku kepentingan di wilayah Aceh.

Secara khusus pada bulan Juni 2026, penerimaan utama yang dihimpun mencapai sekitar Rp166,60 miliar, dengan kontribusi terbesar berasal dari Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), diikuti Bea Masuk, Bea Keluar, serta penerimaan lainnya seperti Dana Sawit, PPh Ekspor, dan Cukai.

“Kinerja tersebut turut didukung oleh aktivitas perdagangan internasional yang berlangsung di sejumlah wilayah pelayanan Bea Cukai di Aceh,” katanya.

Kedepannya, Bea Cukai Aceh akan terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan pengawasan, serta kolaborasi dengan instansi terkait dan pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan penerimaan negara sekaligus mendukung iklim perdagangan yang sehat dan kondusif di Provinsi Aceh.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KNPI Aceh: KDMP Bisa Jadi Penggerak Pemulihan Ekonomi Aceh Tamiang Pascabencana

12 October 2026 - 16:14 WIB

Sekolah Rakyat Juga Berjalan di Lhokseumawe, KNPI Aceh: Trobosan Spektakuler!

12 October 2026 - 04:01 WIB

Sekolah Rakyat Buka Harapan Baru bagi Generasi Muda

11 October 2026 - 16:27 WIB

Residivis Curanmor Kembali Berulah, Jatanras Polresta Banda Aceh Tangkap Pria yang Curi Ponsel dan Rice Cooker Mahasiswi

11 October 2026 - 08:09 WIB

Irwanto NP Dorong Keterlibatan Seluruh Pihak Sukseskan PORA XV Aceh Jaya

10 October 2026 - 15:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Jaya Sulap 4.720 Hektar Lahan Rawa Jadi Sawah

10 October 2026 - 15:11 WIB

Trending di Inforial Pemkab Aceh Jaya